Senin, 11 April 2011

Monel

Monel

Monel adalah paduan (yaitu kombinasi dua atau lebih elemen yang setidaknya satu adalah logam, dan di mana materi yang dihasilkan memiliki sifat logam). Hal ini didasarkan pada nikel (65-70%) dan tembaga (20-29%) dan juga mengandung zat besi dan mangan (5%) dan senyawa lainnya.
Bahan boleh sama, tapi lain daerah lain sebutannya. Itulah yang dialami monel. Monel merupakan logam sejenis besi yang di tempat lain orang biasa menyebutnya baja putih. Keunikan logam ini antara lain tidak berkarat dan tidak akan berwarna hitam walaupun sering kena air bahkan dari pengalaman pribadi lama kelamaan setelah sering dipakai warnanya akan menjadi semakin mengkilap karena itu cocok digunakan untuk aksesori tubuh. Selain pengalaman pribadi kami (tokomonel.com) juga menanyakan langsumg ke pengrajin bahwa monel tidak akan bisa berkarat dan tidak akan hitam. Monel bisa di jadikan segala macam aksesoris, mulai dari kalung, gelang, cincin, anting, ikat pinggang, liontin dan juga sebagai aksesoris motor.
Aksesoris monel inilah yang diproduksi dan banyak dijajakan di Desa Kriyan, Kalinyamatan, Jepara, sekitar 18 km sebelah selatan Jepara dari arah Kudus / Semarang.
SEJARAH MONEL
Monel ditemukan oleh Robert Crooks Stanley yang bekerja untuk International Nickel Company (INCO) pada tahun 1901. Paduan baru bernama untuk menghormati presiden perusahaan, Ambrose Monell.Monel merupakan logam dengan kandungan utamanya Nikel (nickel), yang dipadukan dengan Tembaga (copper) serta sedikit kandungan besi (iron) dan mineral.

Keistimewaan pernik monel
- Lebih keras dibanding pernik jenis lain.
- Tahan terhadap karat.
- Anti asam (acid).
- Lebih berkilau dan tahan lebih lama.
Proses membentuk pernik monel
-      Bahan dasar pernik monel berbentuk batang padat.
-      Dengan mesin batch late (bubut), dibentuk sesuai model yang diinginkan.
-      Untuk menghilangkan dan menghaluskan jejak bubutan, serta membuat menjadi berkilau, digunakan mesin poles.
Tips membedakan monel palsu

  • Deteksi dengan magnet >> Pernik monel palsu dibuat atau dicetak dengan bahan dasar besi, karena besi lebih murah dan mudah dilebur serta dicetak. Pernik monel palsu dari besi ini kemudian di-”chrome” supaya terlihat mengkilat. Agar tidak dicurigai, pernik palsu ini dijual dengan harga mendekati harga monel asli. Karena berbahan dasar besi, pernik monel palsu ini dapat dengan mudah dideteksi dengan menggunakan magnet. Namun, pernik monel asli juga akan “dtarik” dengan magnet, hanya saja, daya tariknya akan kecil sekali, karena mengandung besi yang sangat sedikit.
  • Deteksi berat >> Agar tidak ditarik magnet, pernik monel palsu juga dibuat dengan bahan dasar aluminium. Tapi, akan mudah dideteksi dari berat pernik, karena aluminium jauh lebih ringan.
  • Deteksi permukaan >> Pernik monel palsu, jika permukaannya dipoles atau diusap dengan tangan, akan terlihat buram/pudar dan menguning, serta telihat pori-pori logamnya. Jika terkena hujan dan panas, akan cepat pudar.
Tips perawatan MONEL

  • Salah satu keistimewaan monel adalah kilau kilatnya. Namun kilau monel akan berkurang atau nampak buram jika ada flek kotoran, debu, atau minyak. Untuk mengembalikan kilat monel, caranya mudah sekali.
  • Cucilah dengan kuas atau sikat dan gunakan detergen (biasa atau khusus cuci kendaraan), dan Jangan kwatir akan karat, karena monel tidak mudah berkarat.
  • Lap hingga kering. Pastikan tidak ada noda atau flek sabun/detergen.
  • Kemudian, untuk mengembalikan kilau monel dianjurkan memakai bubuk Kalsium. Sebagai pengganti bubuk Kalsium yang mahal, gunakaan saja tepung terigu. Usah dan digosok agak menekan pada permukaan monel. Bersihkan sisa-sisa tepung dan permukaan monel akan mengkilat sempurna lagi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar